Bank NTT Siapkan Strategi Bisnis 2026, Gubernur NTT Tekankan Dukungan Publik

Emanuel Boli
Dilihat 196x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Bank NTT Siapkan Strategi Bisnis 2026, Gubernur NTT Tekankan Dukungan Publik
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026 di Ende. Kredit: Istimewa

Ende- PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026 di Ende.

Agenda utama rapat tersebut meliputi laporan pertanggungjawaban direksi dan dewan komisaris untuk tahun buku 2025 serta pembahasan rencana bisnis perusahaan tahun 2026.

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, Jumat (15/5), mengatakan RUPS digelar untuk membahas sejumlah agenda strategis, baik dalam RUPS Tahunan maupun RUPS Luar Biasa.

“Dalam agenda tahunan, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris terkait kinerja perusahaan selama tahun buku 2025,” ujar Charlie Paulus.

Ia menjelaskan, direksi juga memaparkan rencana bisnis perusahaan tahun 2026, termasuk strategi penguatan intermediasi dan ekspansi layanan keuangan daerah.

Dirut Charlie mengatakan, Bank NTT tetap berkomitmen melayani masyarakat NTT mulai dari wilayah desa hingga perkotaan.

Sementara dalam RUPS Luar Biasa, agenda yang dibahas meliputi perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) serta pergantian Direktur Kepatuhan dengan calon yang berasal dari Bank Jatim.

Charlie Paulus menambahkan, RUPS juga menjadi ruang bagi para pemegang saham untuk memperkuat peran Bank NTT sebagai lembaga perbankan daerah yang mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa Bank NTT memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah serta memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

“Bank NTT bukan hanya lembaga perbankan, tetapi juga bagian dari penggerak ekonomi masyarakat di NTT,” jelas Melki Laka Lena dalam sambutannya.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Bank NTT agar mampu berkembang secara profesional di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

Ia berkata, kepercayaan publik menjadi modal penting dalam memperkuat posisi Bank NTT sebagai bank pembangunan daerah.

“Dengan tata kelola yang baik dan dukungan masyarakat, Bank NTT diharapkan mampu memperluas layanan hingga menjangkau wilayah pelosok,” jelasnya.

Gubernur NTT itu turut menjelaskan pentingnya peran Bank NTT dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Akses pembiayaan yang mudah disebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di berbagai daerah di NTT.

Selain membahas laporan kinerja perusahaan, RUPS juga menjadi wadah konsolidasi antar pemegang saham untuk memperkuat komitmen menjaga eksistensi Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir dalam kegiatan RUPS dan RUPS-LB tersebut Gubernur NTT, para kepala daerah se-NTT selaku pemegang saham, serta jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Bank NTT. ** (EB)

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan