PSI Siap Berada di Garda Terdepan Sambut Kedatangan Jokowi di NTT
Kupang- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan penuh menyambut kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dalam agenda safari politik di NTT.
Meski demikian, jadwal kunjungan mantan presiden tersebut hingga kini masih menunggu kepastian.
Ketua DPW PSI NTT, Christian Widodo, Selasa (7/7/2026), mengatakan seluruh struktur partai telah mempersiapkan diri menyusul bergabungnya Jokowi ke PSI.
"Memang kita harus siap secara struktur, apalagi beliau sudah mengenakan baju berlambang Gajah, PSI artinya beliau sudah total mendukung PSI," ujar Christian.
Ia menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan tim Jokowi terkait jadwal safari politik di NTT.
Christian menegaskan kesiapan tersebut tidak hanya menyangkut struktur organisasi, tetapi juga infrastruktur partai agar mampu menyambut kedatangan Jokowi secara maksimal.
"Makanya kita juga harus menyambut itu dengan kesiapan infrastruktur partai juga, jangan sampai beliau sudah semangat kita tidak siap," tegas Walikota Kupang itu.
Ia memastikan DPW PSI NTT akan berada di garis terdepan apabila jadwal kunjungan Jokowi ke NTT telah ditetapkan.
"Kalau ada jadwal pasti maka DPW PSI pasti akan menjadi yang terdepan untuk mengawal kedatangan bapak Jokowi," ujarnya.
Christian menambahkan bahwa PSI NTT telah siap menyambut kedatangan Jokowi kapan pun jadwal tersebut dipastikan.
Terkait kemungkinan pemberian gelar warga kehormatan kepada Jokowi, Christian menegaskan hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan masyarakat adat di NTT.
"Kalau beliau dapat penghargaan di Lampung, kita di sini terserah masyarakat adat. Kita membuka diri dan menyerahkan itu sepenuhnya kepada masyarakat. Kalau memang masyarakat mau kasih gelar warga kehormatan dan lain-lain, itu pasti beliau terima," terangnya.
Ia menjelaskan bahwa Jokowi merupakan sosok yang dikenal terbuka kepada siapa pun di setiap daerah yang dikunjunginya.
Sementara itu, saat ditanya mengenai kunjungannya bersama keluarga ke kediaman Jokowi di Solo beberapa waktu lalu, Christian membantah adanya pembahasan mengenai safari politik.
Ia berkata, pertemuan tersebut lebih kepada meminta nasihat dan pengalaman kepemimpinan dari Jokowi.
"Oh itu, tidak ada bicara soal safari politik. Saya minta wejangan, nasihat dalam memimpin sebuah daerah. Karena beliau punya pengalaman sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI, dan Presiden. Dari dulu kita di PSI terbiasa minta wejangan beliau," pungkasnya. ** (EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Loyalis Jokowi Sebut Christian Widodo Calon Pemimpin Nasional, Calon Gubernur NTT
BRN: Gelar "Raja Timor" untuk Jokowi adalah Wujud Terima Kasih atas Pembangunan di NTT
Mengurai Makna Kunjungan Jokowi Bagi Warga NTT
Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh Raja-raja Timor, Warga NTT Berebut Abadikan Momen
Jokowi: PSI Sudah Dikenal 78 Persen Masyarakat, Logo Gajah Baru 48 Persen
Jokowi jadi Pusat Perhatian di CFD Kupang, Warga Berebut Salaman dan Foto
Eks Relawan Jokowi di NTT: Jokowi, Stop Pencitraan, Rakyat Lagi Susah
189 Siswa Baru SMAK Frateran Don Bosco Ikuti Pendidikan Pemilih dari KPU Lembata
KPU Lembata Edukasi Pemilih Pemula agar Gunakan Hak Pilih secara Bertanggung Jawab
Purnama Dewi Soroti Enam Isu Strategis Pengawasan Tahapan Pendaftaran dan Verifikasi Peserta Pemilu