Bupati TTU Dukung Keluarga dr. Icha Pakaenoni Tuntut Keadilan
Kupang- Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yosep Falentinus Delasalle Kebo mendukung keluarga korban dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni untuk menuntut keadilan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Falen saat melayat ke rumah duka di RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Sabtu, 27 Juni 2026 sekitar pukul 18.23 WITA.
"Kami pemerintah Timor Tengah Utara sangat berduka secara mendalam atas kejadian ini dan pemerintah daerah siap mendukung segala langkah yang diambil oleh keluarga dalam rangka menuntut keadilan," katanya.
Terkait dugaan intimidasi yang dilakukan oleh tiga oknum anggota DPRD TTU hingga menyebabkan korban trauma psikologis, Bupati Falen menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk melakukan investigasi mendalam.
dr. Icha merupakan salah satu putri terbaik asal Kabupaten TTU yang memperoleh beasiswa dari Pemerintah Daerah TTU hingga berhasil menyelesaikan pendidikan kedokterannya dan kemudian kembali mengabdi di daerah asal.
"Dokter Icha ini adalah buah dari TTU. Kita beasiswakan sampai kemudian ia menjadi dokter dan kemudian tugas di TTU. Yang kita khawatirkan, ke depan, akan banyak dokter tidak mau bertugas di TTU oleh karena kejadian ini, " ujar Bupati Falentinus.
Dalam kesempatan itu, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote juga melayat ke rumah duka. Ia menyampaikan turut berduka cita yang mendalam.
Ia mengatakan bahwa hingga kini belum ada laporan resmi dari keluarga korban. Namun, berdasarkan laporan informasi, dan berita viral yang berkembang di media sosial, pihaknya sudah melakukan tindakan-tindakan kepolisian.
"Kami sudah mengambil keterangan dari teman-teman dokter Icha yang berada saat di lokasi kejadian," kata Kapolres AKBP Eliana.
Setelah pemeriksaan saksi-saksi, lanjut dia, pihaknya akan meminta hasil rekam medis dari RS. Leona, kemudian akan berkoordinasi ke RS. Ben Mboi terkait hasil pemeriksaan psikologi.
Selain itu, kata dia, Polres TTU akan memanggil tiga oknum anggota DPRD TTU untuk meminta klarifikasi dan berkoordinasi dengan Ketua DPRD TTU terkait laporan ke Badan Kehormatan (BK) Dewan.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak ahli pidana dan ahli psikologi apakah kejadian ini ada tindak pidananya," terang Kapolres TTU.
Keluarga almarhumah dr. Eliza Utami Pakaenoni memastikan akan melaporkan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah hukum tersebut diambil karena ketiga legislator itu diduga melakukan intimidasi yang menyebabkan dr. Eliza, akrab disapa dr. Icha itu mengalami tekanan psikologis sebelum meninggal dunia.
Tiga anggota DPRD TTU yang akan dilaporkan, yakni Therensius Lazakar, Norbertus Tubani, dan Veronika Lake.
"Kita pasti ke Polda, laporkan tiga orang," kata Fabianus Banase, bapak kecil almarhumah dr. Icha, kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).
Ketua DPRD TTU, Kristoforus Efi saat dikonfirmasi hanya menjawab singkat. " Kita hormati sikap keluarga," kata Efi melalui pesan WhatsApp.
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
FMN Desak Presiden Prabowo Tetapkan Gempa Flores sebagai Bencana Nasional
Gempa Guncang Flores, Kakanwil Ditjenpas NTT Siapkan Relokasi 171 WBP Rutan Ruteng ke Bajawa
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Gubernur NTT Koordinasi dengan Kepala BNPB hingga Sejumlah Menteri
Tim Kuasa Hukum 3 Anggota DPRD TTU Hadirkan Ahli Psikologi Forensik di Polda NTT
Soal Rp330 Juta, Ishak Rihi Minta Damai, Kuasa Hukum Bildad Pilih Proses Hukum
Desa Waiburak dan Narasaosina Berdamai, Ritual Adat Lepan Dopi Ledan Gala Digelar
KKJ NTT dan AJI Kupang Minta Pemberitaan Kasus Bildad Thonak Berbasis Verifikasi
Penyidikan Kasus Dokter Icha, Terlapor akan Diperiksa Lagi Setelah Hasil Gelar Perkara
Kasus Dokter Icha, Ahli Toksinologi Jawab Lebih dari 30 Pertanyaan Penyidik Polda NTT
Besok, Polda NTT Minta Keterangan Dokter Tri Maharani sebagai Saksi Ahli dalam Kasus Dokter Icha Pakaenoni