Hujan Lebat dan Angin Kencang Diprediksi Landa Sejumlah Wilayah di Lembata
Lembata - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Senin (27/4/2026) pukul 15.20 WITA.
Dalam peringatan tersebut, sejumlah wilayah di Kabupaten Lembata berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Berdasarkan informasi yang dirilis, kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di wilayah Kecamatan Nagawutung dan Ile Ape.
Selain itu, hujan dengan intensitas serupa berpotensi meluas ke beberapa kecamatan lainnya, yakni Atadei, Lebatukan, Nubatukan, Wulandoni, serta Ile Ape Timur.
BMKG juga memperkirakan kondisi cuaca ini masih akan berlangsung hingga pukul 18.30 WITA.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir lokal, tanah longsor, serta dampak lain akibat angin kencang dan petir.
Informasi ini disadur dan diringkas dari laman resmi BMKG NTT melalui layanan nowcasting. Data tersebut diolah oleh Fina Elanor.
Sementara itu, Manager Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) BPBD Lembata, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Yusuf Reynaldi L. Belawa, turut mengetahui laporan ini.
Peringatan tersebut juga telah disetujui oleh Kepala Pelaksana BPBD Lembata, Yohanes Gregorius Silang Demo.
Pemerintah daerah melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan selama periode potensi cuaca ekstrem berlangsung.** (EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Yuni Tefa Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Penanganan Kebakaran dan Pengelolaan Sampah di TPA Ncolang Manggarai Terus Diupayakan di Tengah Berbagai Kendala
Diduga Mabuk Miras, Seorang Anak Diduga Aniaya Ayah Kandung hingga Luka di Kepala
Polda NTT Buka Kembali Kasus Dugaan TPPO, 2 Berkas Perkara Lengkap
Usai 1,5 Tahun Pimpin Polda NTT, Rudi Darmoko Serahkan Pataka kepada Reza Arief Dewanto
Mengapa Fenomena Haze di Manggarai Terjadi? Ini Penjelasan Resmi BMKG
Kapolda NTT Reza Arief Dewanto Tiba di Kupang, Serah Terima Pataka Digelar Malam Ini
Dua PMI Asal Lembata dan Flores Timur Meninggal di Malaysia, Ini Penyebabnya
Sepulang dari Gereja, Kalung Warga Kupang Dijambret, 2 Tersangka Diserahkan ke Jaksa
Kabur ke NTT, V.A.T. Ditangkap Polisi di Soe Usai Diduga Tendang Motor Korban hingga Tewas