Kabar Gembira untuk 618 CPNS Lembata, Latsar Dijadwalkan Juni atau Juli 2026
Lembata- Sebanyak 618 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat kepastian terkait pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar).
Kepala BKPSDM Kabupaten Lembata, Said Kopong, mengatakan anggaran pelaksanaan Latsar telah tersedia melalui mekanisme mendahului perubahan APBD.
"Anggaran sudah tersedia melalui mekanisme mendahului perubahan APBD," kata Kepala Said Kopong saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 18.55 WITA.
Sementara jadwal pelaksanaan Latsar, kata dia, sedang menunggu konfirmasi dari BPSDM Provinsi NTT. "Permintaan kita Juni atau Juli,” katanya.
“Rencananya di Kupang, sistem hybrid, online dan offline 3-5 hari di akhir Latsar,” ujar Kopong.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 618 CPNS Kabupaten Lembata diketahui belum mengikuti Latsar sejak dinyatakan lulus CPNS pada 2025 lalu.
Padahal, Latsar merupakan tahapan wajib yang harus diikuti setiap CPNS sebelum resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.
Kondisi tersebut sempat menuai keluhan dari sejumlah CPNS yang mempertanyakan kepastian jadwal pelaksanaan Latsar.
Salah seorang CPNS di Kabupaten Lembata yang meminta namanya tidak ditulis mengaku hingga kini belum ada kejelasan mengenai jadwal Latsar.
“Sampai sekarang belum Latsar juga, padahal 1 Juli 2026 harusnya sudah 100 persen PNS,” ujarnya, Kamis, 9 April 2026.
Ia mengatakan, sebelumnya sebanyak 39 CPNS dari Dinas Pertanian Kabupaten Lembata telah lebih dahulu mengikuti Latsar.
Dia menuturkan, kebijakan tersebut diduga berkaitan dengan program prioritas Bupati Lembata di sektor “NTT” atau Nelayan, Tani, dan Ternak.
“Karena 01 (Bupati Lembata, red) punya program ‘NTT’ (Nelayan Tani Ternak), jadi mendahulukan CPNS di Dinas Pertanian 39 orang mengikuti pelatihan dasar,” ungkapnya.
Ia menegaskan kebijakan tersebut membuat CPNS lainnya harus menunggu lebih lama untuk memperoleh Surat Keputusan (SK) pengangkatan 100 persen sebagai PNS.
“Sedangkan kami yang lain ini harus menunggu kapan baru terima SK 100 persen? Sisa 618 ini bisa saja Latsar full online, tidak perlu ke Kupang juga tidak apa-apa. Ada kabupaten lain juga yang begitu,” katanya.
“Gaji 80 persen yang begini kecil dan tidak menerima TPP, entah sampai kapan status masih CPNS ini,” tambahnya. ** (EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi