LMND Soroti Tantangan Serakahnomics dalam Peringatan Harlah ke-27
Jakarta- Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) memperingati hari lahir (Harlah) ke-27 dengan mengusung tema "Menang di Kampus, Kuat di Rakyat".
Peringatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen LMND dalam memperkuat gerakan mahasiswa dan rakyat menghadapi berbagai tantangan sosial, politik, dan ekonomi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Rangkaian kegiatan Harlah ke-27 diisi dengan agenda reflektif dan strategis bertajuk "Perkuat Ideologi, Tinggikan Politik, dan Perluas Organisasi", termasuk pelaksanaan Pendidikan Tingkat Lanjut (PTL) II dan Sekolah Pelopor yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas kader organisasi.
Wakil Ketua Umum LMND sekaligus Ketua Panitia, Agung Triyanto, mengatakan PTL II dan Sekolah Pelopor merupakan ruang pembentukan anggota yang ideologis, militan, kritis, serta berpihak kepada rakyat.
Ia mengatakan, penguatan kapasitas anggota menjadi syarat utama agar LMND mampu menjawab perubahan zaman tanpa meninggalkan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.
"Pendidikan Tingkat Lanjut II dan Sekolah Pelopor merupakan ruang untuk memperkuat wawasan ideologi dan kepeloporan anggota. Karena itu, anggota LMND di seluruh Indonesia harus mampu menjadi pelopor, baik di gerakan mahasiswa maupun di tengah rakyat," ujar Agung, Sabtu (11/7/2026).
Agung berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan anggota pelopor yang konsisten memperjuangkan cita-cita organisasi sekaligus menjadi motor perubahan sosial.
Ia juga menegaskan bahwa Harlah ke-27 menjadi momentum konsolidasi politik internal guna memperkuat fondasi ideologi, politik, dan organisasi agar LMND mampu menghadapi dinamika nasional maupun global yang terus berkembang.
Sementara itu, Ketua Umum LMND, Muhammad Isnain Mukadar, menegaskan bahwa PTL II dan Sekolah Pelopor tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas anggota, tetapi juga memperkuat kemampuan organisasi dalam mengorganisir rakyat untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat.
Menurut Isnain, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat gerakan rakyat, bukan justru menjauhkan organisasi dari basis masyarakat. Ia juga menilai kader LMND perlu mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
"Perkembangan teknologi harus kita manfaatkan untuk memperkuat gerakan rakyat. Anggota LMND harus hadir mengorganisir masyarakat sekaligus mengawal program-program pemerintah yang bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur," kata Isnain.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Prima sekaligus Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, mengajak seluruh anggota LMND untuk tetap memegang teguh semangat berdikari sebagai landasan perjuangan bangsa.
Ia menuturkan, kemandirian di bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan merupakan prasyarat penting dalam menjaga kedaulatan nasional.
Agus Jabo juga mengingatkan peserta PTL II dan Sekolah Pelopor agar menjadi pelopor dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menyebut tantangan terbesar bangsa saat ini berasal dari apa yang disebutnya sebagai "Serakahnomics", yang terdiri atas oligarki, imperialisme, dan birokrasi korup.
Menurut Agus, gerakan mahasiswa dan kaum muda perlu terus mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat sebagai bagian dari upaya mewujudkan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan berdikari. ** (R/HLNTT07)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
HUT RI Ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
3 Menteri dan Pimpinan Komisi IV DPR RI Tinjau K-SIGN, Rote Diproyeksikan jadi Sentra Garam Nasional
Delvis Rettob Terpilih sebagai Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026–2028
LMND Perkuat Kaderisasi Nasional Melalui PTL II dan Sekolah Pelopor
LMND Bantah Ikut Parade Batalyon Gabungan pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
BPJS Kesehatan Perkuat Tata Kelola dan Ketahanan Pembiayaan Program JKN
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pertamina Pastikan Pasokan Tetap Aman
Kunjungi Amfoang, Wapres Gibran Janji Koordinasikan Perbaikan Jembatan Rusak
Wapres Gibran Janjikan Cold Storage dan Pabrik Es untuk Nelayan Rote Ndao
Langkah Hijau di Atas Rel: B50 Mulai Uji Nyali di Sektor Perkeretaapian RI