Mengapa Rabies di NTT Susah Hilang?
Kasus rabies di Provinsi NTT terus muncul setiap tahun. Namun, pembicaraan soal penyakit yang menular lewat hewan seperti anjing ini hanya ramai dibicarakan ketika ada korban nyawa.
Demikian pula langkah yang dilakukan pemerintah terkesan menunggu adanya kasus dan korban nyawa akibat gigitan dan penularan penyakit rabies tahun demi tahun. Padahal Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan, telah menargetkan status bebas rabies pada tahun 2030.
Lantas bagaimana dengan Provinsi NTT, khususnya wilayah endemik di Flores-Lembata? Mengapa setiap tahun masih terjadi kasus dan korban nyawa?
Selengkapnya di YouTube Channel Teman Cerita https://www.youtube.com/watch?v=9CwBlppekm8&t
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Video Terkait Artikel
Tonton ulasan selengkapnya
Rekomendasi Redaksi