NTT Didorong jadi Gerbang Selatan Ekonomi Nasional dan Beranda Negara
Kupang- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa NTT memiliki posisi strategis sebagai beranda negara sekaligus gerbang selatan Indonesia.
Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan, ketahanan wilayah, dan percepatan pembangunan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) Provinsi NTT saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKAL Lemhannas Provinsi NTT Masa Bakti 2026–2031 di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Sabtu (20/6/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur berharap kepengurusan baru DPD IKAL Lemhannas NTT dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan, menjaga ketahanan wilayah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“NTT bukan sekadar wilayah paling selatan Indonesia, tetapi beranda depan negara dan gerbang selatan ekonomi nasional. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan, ketahanan wilayah, serta percepatan pembangunan harus berjalan beriringan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Melki Laka Lena.
Menurut Gubernur, IKAL Lemhannas memiliki kapasitas dan jaringan yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Ia juga mengapresiasi peran para alumni Lemhannas yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan bangsa maupun daerah.
Melki berkata, posisi geografis NTT yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia menjadikan daerah ini memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi kawasan.
Selain itu, Gubernur menyoroti berbagai potensi unggulan NTT, terutama pada sektor energi baru terbarukan dan pariwisata. Potensi energi surya di Pulau Sumba, menurutnya, sangat prospektif untuk mendukung agenda transisi energi nasional.
Ia menambahkan, pembangunan di NTT harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan berbagai organisasi strategis, termasuk IKAL Lemhannas.
“Dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme yang kuat, saya yakin IKAL Lemhannas NTT dapat berkontribusi besar dalam mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi melalui kerja nyata, sinergi, dan kolaborasi yang kuat.
“Saya ingin menyampaikan bahwa kerja sama antara DPP Pusat dan Menteri Dalam Negeri melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) perlu terus diperkuat."
"Saya titipkan kepada saudara Ketua dan seluruh pengurus agar selalu aktif bekerja sama dan menjalankan marwah tugas organisasi,” ujar Purnomo.
Menurutnya, wawasan kebangsaan harus dipahami secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari ekonomi, pertahanan, keamanan hingga bidang lainnya.
Purnomo juga mendorong penguatan aspek hukum dan teknologi dalam pengembangan kapasitas daerah.
“Aspek hukum dan aspek teknologi terus saya dorong untuk dikembangkan dari waktu ke waktu. Saya mohon konsep ini selalu dikembangkan di NTT,” katanya.
Ia menekankan bahwa posisi NTT sebagai wilayah perbatasan dan beranda terdepan Indonesia memiliki nilai strategis dalam perspektif geopolitik nasional.
“Jika berbicara geopolitik, maka perbatasan negara menjadi sangat penting dan harus menjadi perhatian bersama. Untuk urusan pertahanan, sejak masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono."
"Kami memikirkan pentingnya sistem pertahanan yang kuat, baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk pertahanan siber. Salah satu wujudnya adalah pendirian Universitas Pertahanan Republik Indonesia,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Purnomo Yusgiantoro secara resmi melantik Rofinus Neto Wuli sebagai Ketua DPD IKAL Lemhannas Provinsi NTT Masa Bakti 2026–2031.
Dalam kepengurusan tersebut, Elia Thomas Salean dipercaya sebagai Wakil Ketua I, Dr. Goris Lewoleba sebagai Wakil Ketua II, Yan Richard Mboeik sebagai Sekretaris, Tudermi Maksimilyan Fioh sebagai Wakil Sekretaris, Ahmad Dimyati sebagai Bendahara, serta Wilfridus Kado sebagai Wakil Bendahara. ** (FT)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi