PMI Asal Lewoleba Meninggal di Malaysia, Jenazah Dipulangkan ke Lembata
Kota Kupang- Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur kembali memfasilitasi penjemputan dan pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT.
Kali ini, jenazah PMI asal Kabupaten Lembata, Roy Tereng (51) tiba di Kupang, Jumat, 4 September 2026. Roy, warga Lewoleba Selatan, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Ia tercatat telah bekerja selama 24 tahun sebagai pekerja migran di Malaysia.
Jenazah Roy tiba di Bandara El Tari Kupang menggunakan pesawat Citilink QG 602 sekitar pukul 06.00 WITA. Kedatangan jenazah diterima Tim Kargo, Tim BP3MI NTT, keluarga Lembata di Kupang, serta Tim Yayasan Penyelenggaraan Ilahi.
Setelah proses penanganan di Terminal Kargo selesai, jenazah direncanakan dipulangkan ke Lewoleba menggunakan KM Tidar pada hari yang sama sekitar pukul 11.00 WITA.
"Jenazah disemayamkan sementara di keluarga di Naikoten sebelum diberangkatkan sebentar siang ke Lewoleba," kata keluarga almarhum saat ditemui di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang.
Sebelum jenazah diantar menggunakan ambulans BP3MI NTT, keluarga bersama tim yang terlibat dalam proses penjemputan terlebih dahulu mendoakan almarhum.
Berdasarkan Surat Bukti Pencatatan Kematian Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Nomor 00029/SBPM-KK/09/2609, Roy Tereng dokumen paspor dengan nomor B1669038.
KJRI Kota Kinabalu juga menerangkan bahwa berdasarkan Daftar Kematian Borang B Nomor M.F. 13 29/08/2026 tanggal 29 Agustus 2026 dari Hospital Kota Belud, Roy Tereng dinyatakan meninggal dunia pada 29 Agustus 2026 pukul 13.47 waktu setempat.
Sebab kematian yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah hypertensive heart disease atau penyakit jantung hipertensif. Jenazah kemudian telah tercatat dalam Daftar Kematian Warga Negara Indonesia di Kota Kinabalu, Malaysia.
Dalam dokumen tersebut, berdasarkan informasi yang diterima dari Hospital Kota Belud, terhadap jenazah Roy Tereng telah dilakukan autopsi. Atas permintaan Antonius Geneo Tereng, adik kandung almarhum, jenazah selanjutnya akan dikebumikan oleh pihak keluarga di Lembata.
Sebelumnya, Kamis (3/9), BP3MI NTT juga memfasilitasi penjemputan dan pemulangan jenazah PMI asal Kabupaten Kupang, Alm. Melkus Nenobais (48), warga Desa Oben, Kecamatan Nekamese.
Jenazah Melkus tiba di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang, Kamis (3/9) pukul 06.10 WITA menggunakan penerbangan Batik Air ID 6540.
Tim BP3MI NTT memberikan pelayanan pembebasan biaya gudang kargo dan mengantar jenazah langsung ke rumah duka menggunakan ambulans instansi.
Proses penjemputan tersebut turut didampingi pihak keluarga, Yayasan Penyelenggaraan Ilahi, insan media, serta aparat keamanan setempat.
Selain memfasilitasi proses pemulangan, petugas BP3MI NTT juga memberikan penyuluhan hukum dan edukasi mengenai migrasi aman kepada keluarga yang hadir di Terminal Kargo. Edukasi tersebut dilakukan secara langsung serta melalui pembagian brosur.
Terhitung sejak Januari hingga 4 September 2026, BP3MI NTT telah memfasilitasi penjemputan dan pemulangan sebanyak 107 jenazah PMI. Dari 107, hanya dua yang prosedural, tiga anak PMI.
"BP3MI NTT terus mengimbau seluruh masyarakat NTT agar selalu memilih jalur kerja ke luar negeri secara prosedural demi keselamatan serta perlindungan hukum yang optimal," kata Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, belum lama ini. (**EB/SL)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Polsek Maulafa Respons Cepat Aduan Musik Bising, Pemilik Hajatan Matikan Musik
Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sumba Barat Daya
Pendeta Ina Pimpin Doa untuk Jenazah PMI NTT ke-120 yang Tinggalkan Anak Kembar
Dua Dusun di Mandeu Raimanus Belum Terjangkau Listrik, 80 KK Menanti Kepastian
Pascagempa Manggarai, Pemulihan Air Bersih dan Jaringan Komunikasi Dikebut
Polisi Hentikan Musik Pesta yang Ganggu Warga Oebufu
PMKRI: Polisi Harus jadi Pelindung, Pengayom, dan Pelayan yang Dekat dengan Masyarakat
Dari RS Boromeus Bello ke Gereja Haukoto, Polisi Kawal Pengantaran Jenazah Romo Yalo
Pascagempa, DP3A Manggarai dan Plan Indonesia Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Warga Lapor Lewat 110, Polsek Maulafa Hentikan Musik Pesta yang Mengganggu