Polisi Imbau Pengendara Tidak Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 226x
Waktu Baca ± 3 Min
Bagikan Artikel
Polisi Imbau Pengendara Tidak Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol
Kecelakaan tunggal di depan sebuah salon di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu dini hari (17/05/2026) sekitar pukul 03.30 WITA. Kredit: TNKK

Kupang- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kupang Kota menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas berat berupa kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah mobil Honda Brio Satya berwarna merah.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di depan sebuah salon di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu dini hari (17/05/2026) sekitar pukul 03.30 WITA.

Insiden nahas itu mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia, sementara lima orang lainnya, termasuk pengemudi, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Kota Kupang.

Kapolresta Kupang Kota, Djoko Lestari, melalui Kasatlantas Polresta Kupang Kota, R. Ade Triken Deayomi, mengonfirmasi kejadian tersebut.

Berdasarkan laporan Unit Gakkum Subnit Laka Satlantas Polresta Kupang Kota, kendaraan roda empat itu dikemudikan seorang wanita berinisial F (34), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang saat kejadian membawa lima orang penumpang.

Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, kendaraan bergerak dari arah Kantor Camat Kelapa Lima menuju SD Oesapa Kecil dengan kecepatan tinggi.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali ke arah kiri ketika berusaha menghindari kendaraan yang berada di depannya.

Akibat melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali, mobil menabrak pembatas jalan, menghantam pagar warga, lalu terpental kembali ke badan jalan hingga akhirnya terbalik.

Polisi menduga pengemudi kurang berkonsentrasi saat berkendara dan diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Benturan keras menyebabkan seluruh penumpang mengalami luka-luka. Petugas bersama warga langsung melakukan evakuasi dan membawa para korban ke sejumlah rumah sakit di Kota Kupang untuk mendapatkan penanganan medis darurat, di antaranya RSUD W.Z. Johanes, RS Siloam, RS Kartini, dan RS Bhayangkara Kupang.

Salah satu penumpang berinisial M (32), warga Kabupaten Bandung, dinyatakan meninggal dunia di RSU W.Z. Johanes Kupang akibat luka robek berat pada bagian kepala.

Sementara itu, penumpang berinisial S (35), warga Kota Medan, mengalami luka lecet pada wajah dan memar di bagian punggung serta dirawat di RSU W.Z. Johanes Kupang.

Pengemudi kendaraan, F (34), mengalami bengkak pada rahang pipi kanan serta luka lecet pada dahi, hidung, dan lutut, dan kini menjalani perawatan di RS Siloam Kupang.

Penumpang lainnya, M (32), warga Kabupaten Cianjur, mengalami luka lecet pada pipi dan dagu serta bengkak pada bahu. Korban saat ini dirawat di RS Siloam Kupang.

Penumpang berinisial N (21), seorang mahasiswi asal Kota Tangerang, mengalami luka robek pada tulang hidung dan lecet di dahi, dan dirawat di RS Kartini Kupang.

Sedangkan penumpang berinisial G (35), warga Jakarta Barat, mengalami memar pada bahu kiri dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kupang.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Satlantas Polresta Kupang Kota langsung bergerak cepat melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti kendaraan, mendata para korban di rumah sakit, serta melengkapi administrasi penyidikan.

Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih ditangani intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Kupang Kota.

Menyikapi kejadian itu, Satlantas Polresta Kupang Kota mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Pengendara diminta tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba.

Selain itu, memastikan kondisi fisik yang prima dan kelengkapan administrasi berkendara, termasuk SIM, demi keselamatan bersama. ** (TNKK/RA)

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan