Polresta Kupang Kota Bubarkan Kerumunan Pemuda yang Diduga Hendak Balap Liar

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 82x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Polresta Kupang Kota Bubarkan Kerumunan Pemuda yang Diduga Hendak Balap Liar
Personel Polresta Kupang Kota membantu seorang pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat melindas tumpahan sisa makanan di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di sekitar Jembatan Selam, Kota Kupang, Minggu, 18 Oktober 2026. Kredit: Tribratanewskupangkota

Kupang, HighlightNTT.com- Personel Polresta Kupang Kota membantu seorang pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat melindas tumpahan sisa makanan di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di sekitar Jembatan Selam, Kota Kupang, Minggu, 18 Oktober 2026.

Peristiwa itu ditemukan saat polisi menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk aksi balap liar.

Patroli dini hari tersebut dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polresta Kupang Kota, AKP Mesakh Yohanis Hetharie.

Personel menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Kota Kupang, antara lain Jalan Frans Seda, Jalan El Tari, Jalan Soeharto, Jalan Soedirman, dan Jalan Mochamad Hatta.

Saat melintas di sekitar Jembatan Selam, personel mendapati pengendara sepeda motor terjatuh setelah melindas tumpahan sisa makanan yang berserakan di badan jalan.

Polisi segera memberikan pertolongan kepada pengendara tersebut sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.

Setelah memberikan bantuan, patroli dilanjutkan ke Jalan Pahlawan hingga kawasan Leter S di Jalan Yos Sudarso. Di lokasi itu, personel membubarkan kerumunan pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas serta melindungi keselamatan pengguna jalan lainnya.

Dalam patroli dialogis, polisi juga mengimbau masyarakat dan para pemuda agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Personel turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Nelson Filipe Dias Quintas, melalui Kabagops AKP Mesakh Yohanis Hetharie, mengatakan KRYD merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan kehadiran polisi dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Patroli ini bukan hanya untuk mencegah gangguan keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas. Ketika menemukan warga yang membutuhkan pertolongan, anggota harus hadir dan memberikan bantuan," kata AKP Mesakh.

"Kami juga mengimbau para pemuda agar tidak melakukan balap liar karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar dia.

Ia menambahkan, Polresta Kupang Kota akan terus mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan. Pendekatan humanis dan dialogis, kata dia, tetap dikedepankan untuk menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif.

Polresta Kupang Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. **(AN)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan