Presiden Prabowo Salurkan 28 Sapi Kurban untuk NTT pada Idul Adha 1447 H

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 138x
Waktu Baca ± 3 Min
Bagikan Artikel
Presiden Prabowo Salurkan 28 Sapi Kurban untuk NTT pada Idul Adha 1447 H

Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Masjid KH Ahmad Dahlan Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (27/5/2026).

Bantuan sapi kurban Presiden RI diserahkan secara simbolis oleh Emanuel Melkiades Laka Lena kepada Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UMK, Syamsul Bahri.

Penyerahan tersebut disaksikan civitas akademika, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT, serta masyarakat sekitar.

Bantuan sapi kurban tersebut disebut menjadi simbol hadirnya negara dalam memperkuat solidaritas sosial, nilai-nilai keagamaan, dan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya umat Islam di NTT.

Selain itu, bantuan tersebut juga dimaknai sebagai pesan kebangsaan mengenai pentingnya persatuan, gotong royong, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat NTT melalui momentum Idul Adha tahun ini.

“Puji syukur ke hadirat Tuhan karena atas perkenan-Nya pada hari ini kita bisa melaksanakan acara penyerahan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026,” ujar Melki Laka Lena.

Ia mengatakan, Idul Adha menjadi momentum spiritual dan sosial untuk menumbuhkan keikhlasan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan memupuk semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Melalui Idul Adha ini, kita maknai sebagai momentum spiritual dan sosial dalam pengorbanan, menumbuhkan keikhlasan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta memupuk semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Gubernur Melki juga menegaskan bahwa sapi bantuan Presiden merupakan sapi pilihan terbaik di daerah.

“Biasanya bantuan Presiden itu yang paling berat, paling bagus, dan paling mantap. Ini adalah bantuan terbaik yang diberikan oleh Presiden bagi masyarakat,” katanya.

Pada tahun ini, Presiden RI menyalurkan sebanyak 28 ekor sapi kurban untuk seluruh kabupaten/kota di NTT. Setiap sapi yang diberikan memiliki bobot minimal 900 kilogram.

Menurut Melki, semangat pengorbanan dan keikhlasan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi inspirasi dalam membangun daerah dan bangsa.

“Kalau mau NTT maju, Kota Kupang maju, Muhammadiyah maju, harus punya semangat solidaritas, rela berkorban dan menjaga kekeluargaan yang kita dahulukan dalam spirit bersama-sama,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya nilai toleransi dan keberagaman di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kupang yang dikenal sebagai kampus multikultural.

“Toleransi tinggi di kampus ini. Terdapat 80 persen mahasiswa yang berkuliah di sini adalah umat Kristiani. Ini menunjukkan semangat persaudaraan yang hidup di NTT,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMK, Syamsul Bahri, menyebut bantuan sapi kurban Presiden menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi civitas akademika kampus dalam memperkuat semangat berkurban dan solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat NTT.

Adapun sapi kurban yang diserahkan di Universitas Muhammadiyah Kupang diberi nama “Siloam”.

Sapi berusia lima tahun tersebut merupakan hasil persilangan sapi Fries Holland dan Simmental melalui inseminasi buatan dengan estimasi berat mencapai 1.105 kilogram atau lebih dari satu ton.

Berdasarkan hasil pengukuran linear, sapi “Siloam” memiliki lingkar dada 240 sentimeter, panjang badan 208 sentimeter, dan tinggi badan 157 sentimeter.

Hewan kurban tersebut juga telah dinyatakan sehat dan bebas penyakit setelah melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan darah oleh dokter hewan.** (EB)

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan