Viral Pengakuan Mama Yasinta soal Film “Pesta Babi”: “Saya Tidak Pernah Kasih Izin”
PS- Viral di media sosial pengakuan aktivis lingkungan asal Merauke, Papua, Yasinta Moiwend, yang membantah terlibat dalam film dokumenter bertajuk “Pesta Babi”.
Sosok yang akrab disapa Mama Yasinta itu menyatakan tidak pernah memberikan izin kepada pihak mana pun untuk menampilkan dirinya dalam film yang kini ramai diperbincangkan di publik.
Rekaman pengakuan Mama Yasinta tersebar di sejumlah platform media sosial seperti X dan Instagram pada Minggu, 24 Mei 2026.
Dalam video tersebut, ia mengaku kecewa dan terkejut karena wajahnya tiba-tiba muncul dalam pemutaran film di Jayapura.
Menurut pengakuannya, dirinya sempat menghadiri sebuah acara syukuran adat. Namun, Yasinta mengaku tidak mengetahui jika saat itu dirinya direkam secara diam-diam oleh pihak tertentu.
“Mama tidak tahu jika direkam. Saya tidak pernah kasih izin untuk buat film itu, ‘Pesta Babi’,” ujar Yasinta dalam rekaman yang beredar.
Ia juga menduga sejumlah percakapan yang disampaikannya telah dipotong untuk kepentingan film tersebut.
Awalnya, kata Yasinta, ia dihubungi oleh sebuah LSM untuk pembuatan film dokumenter terkait ketahanan pangan dan budaya Papua pada April 2026.
Dalam prosesnya, ia kemudian dibawa ke Wamena untuk mengambil video sebuah pesta adat yang belakangan diketahui menjadi bagian dari film “Pesta Babi”.
Yasinta mengaku tidak pernah menerima bayaran apa pun dari pihak pembuat film. Ia merasa telah dibohongi dan dimanfaatkan demi kepentingan tertentu.
“Saya sumpah demi Tuhan, saya tidak tahu yang mereka buat itu film “Pesta Babi”. Cuma saya kaget di Jayapura, saya sudah tampil di depan,” katanya.
Mama Yasinta yang berasal dari Distrik Wayak, Kampung Boneteng, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, lahir pada 10 Oktober 1964.
Dalam video itu, ia mengungkapkan kekecewaannya karena merasa diperlakukan tidak adil.
“Oh saya ditampil ke depan? Apa saya ini boneka atau ukiran Asmat? Yang ditampilkan ini tanpa ketahuan saya, tanpa izin dari saya. Jadi sakit jiwa di situ sudah,” ungkapnya.
Ketika ditanya terkait wawancara dalam film tersebut, Mama Yasinta kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan wawancara khusus untuk film “Pesta Babi”.
“Saya tidak buat itu wawancara untuk “Pesta Babi”. Saya tidak tahu,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Mama Yasinta menilai dirinya telah dimanfaatkan oleh pihak pembuat film.
“Itu sama saja mereka memanfaatkan saya,” ujarnya.
Hingga berita ini ditayangkan, sutradara film dokumenter “Pesta Babi” belum berhasil dihubungi untuk dimintai tanggapan. ** (HLNTT02)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi