Gubernur NTT Pastikan Penghuni Panti Holy Angel Dipindahkan ke Tempat Aman
Kupang- Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menangani kebakaran yang menimpa Panti Asuhan Guardian Holy Angel di Naikoten I, Kota Kupang, Rabu (13/5) siang.
Kepada wartawan, Rabu (13/5) malam, ia mengatakan bahwa langkah penanganan langsung dilakukan setelah dirinya menerima laporan dari Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) NTT, Flori Rita Wuisan.
“Sejak mendapatkan laporan dari Ibu Plh Sekda terkait peristiwa yang menimpa Panti Asuhan Holy Angel di Kupang, saya sudah meminta agar segera berkoordinasi dengan semua pihak di lingkup Provinsi NTT yang bisa membantu, seperti Dinas Sosial, BPBD, dan pihak lainnya, termasuk bersama Pemerintah Kota Kupang,” tutur Gubernur Melki.
Gubernur NTT berkata, pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kota Kupang telah melakukan langkah-langkah penanganan sejak awal kejadian. Seluruh penghuni panti asuhan kini telah dipindahkan ke lokasi sementara milik Dinas Sosial Provinsi NTT.
“Sejak sore hingga malam tadi sudah dilakukan pemindahan seluruh penghuni ke tempat milik Pemprov NTT di Dinas Sosial. Untuk sementara, seluruh aktivitas dan kehidupan panti asuhan dilakukan di lokasi tersebut,” katanya.
Pemprov NTT, lanjut Melki, juga akan memenuhi kebutuhan logistik para penghuni panti bersama Pemerintah Kota Kupang dan dinas terkait. Pemerintah berharap anak-anak dan para pengasuh tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik meski berada di tempat penampungan sementara.
Selain penanganan darurat, Pemprov NTT juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, guna mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali panti asuhan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun lingkungan masing-masing guna mencegah kejadian serupa.
“Saya mengajak kita semua untuk selalu memeriksa kondisi kelistrikan di tempat masing-masing agar kejadian seperti hari ini bisa diantisipasi dengan baik,” tutupnya.
Anggota DPRD NTT dan Ketua DPRD Kota Kupang Beri Perhatian Langsung
Pasca bencana kebakaran di Panti Asuhan Guardian Holy Angel Katolik, Anggota DPRD NTT Fernanando Jose Osorio Soares langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan kepada para korban pasca bencana terjadi.
Fernando dan Richard bertemu langsung penanggung jawab panti, Suster Marisa da Costa, serta berkoordinasi dengan masyarakat Kelurahan Naikoten I, untuk proses evakuasi.
“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak panti dan para pengurus," ujar Fernando Soares, saat didampingi Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja.
Nando menjelaskan, yang paling utama, semua anak dan pengelola panti selamat dan tidak ada korban jiwa.
"Kami juga membangun komunikasi dengan Dinsos Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT. Langkah ini dilakukan agar penanganan dampak kebakaran bisa dilakukan cepat, agar malam mereka bisa beristirahat dengan baik," ujarnya.
Ia berharap, adanya kepedulian dari pemerintah bersama masyarakat untuk bergotong royong membantu pemulihan fasilitas panti agar aktivitas pengasuhan anak-anak dapat kembali berjalan normal.
Untuk diketahui, Panti Asuhan Guardian Holy Angel Katolik sebelumnya terbakar, dalam kondisi anak panti berada dalam panti.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa namun kerugian materil mengakibatkan bangunan tersebut hangus terbakar serta barang-barang di dalam panti tersebut.
Panti asuhan itu diketahui didiami oleh 19 anak panti yang terdiri 10 pria dan 9 wanita serta 4 orang suster yang bertanggung jawab kepada anak panti. ** (EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi